Mewarnai bisa Menghilangkan Stress Bagian 2

Mewarnai bisa Menghilangkan Stress Bagian 2 Bisa atasi stres? Satu hal menarik, aktivitas mewarnai orang dewasa ini ternyata punya aturannya tersendiri. Tria mengatakan, di masa lalu orang akan selalu terikat dengan pakem-pakem tertentu saat mewarnai. Contohnya, warna tidak boleh keluar garis, pekerjaan harus selesai, serta harus sesuai dengan warna benda sesungguhnya di alam bebas. Kini, aturan-aturan boleh dilupakan. “Proses mewarnai yang bebas inilah yang membuat rileks, makanya disebut anti-stres,” tutur Tria. Dengan mewarnai, orang juga bisa melampiaskan perasaannya. Hal ini akan tampak pada pemilihan warna, misalnya warnawarna terang pada saat seseorang sedang marah.

Ada juga yang mengklaim, mewarnai juga bagian dari terapi seni dan memiliki khasiat memicu ingatan-ingatan dan perasaan bahagia yag dirasakan sewaktu kecil. Benarkah begitu? Mutia Ribowo, SDs, MA, art psychotherapist yang membuka praktik terapi seni di Art-I Jakarta, membenarkan. Menurut Mutia, jika dilihat dari pendekatan saintifi k, kegiatan ini menghasilkan brain chemicals yang happy chemicals seperti serotonin, endorfi n, dll. Serotonin dan endorfi n adalah dua hormon yang antara lain berkhasiat menghilangkan stres dan menimbulkan perasaan senang. Namun menurut Mutia, kegiatan ini kurang tepat jika disebut terapi seni. Kegiatan kreatif seperti mewarnai, merajut dan membuat prakarya lebih tepat jika disebut menenangkan. Efek menenangkan bahkan relaksasinya memang sudah terbukti berdampak positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *