Dua Kali Pecahkan Rekor Dunia Memory Sport Bag2

Alhamdulillah, prestasi pelajarannya di sekolah tidak tertinggal, justru meningkat menjadi ranking 1 dan dapat mempertahankannya hingga saat ini. Tentu dengan prestasi Shafa saat ini, kami sangat bangga dan berbesar hati. Ke depannya kami berharap, meski berprestasi, Shafa harus tetap rendah hati dan tidak menyombongkan diri. Sikap saya sebagai orangtua pun tetap memberikan perlakuan sebagaimana biasa anakanak, seperti halnya adiknya atau saudara yang lain tanpa keistimewaan tertentu. Sebenarnya, bagi saya, untuk jadi yang membang gakan, Shafa tidak harus mengikuti berbagai kompetisi. Dengan menjadi anak yang taat beribadah dan rajin belajar secara konsisten, juga sudah cukup membanggakan.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

JANGAN BERI POPCORN Popcorn atau berondong sangat identik dengan nonton bioskop. Rasanya ada yang kurang kalau pergi ke bioskop tapi tidak makan popcorn. Kalau untuk anak yang lebih besar, pasti dengan sukarela kita belikan (soalnya bisa ikut ngemil juga). Namun, untuk anak batita, sebaiknya kita tidak memperkenalkan popcorn dulu. Alasannya, ukuran popcorn yang relatif kecil memperbesar risiko anak tersedak popcorn. American Academy of Pediatrics menyarankan, tunggulah hingga anak berusia 4 tahun untuk mencoba popcorn. Paling tidak, kita bisa memperkirakan apakah anak sudah pandai mengunyah. Jika ia mengunyah makanannya lebih dulu sebelum menelan, berarti ia sudah siap mencoba popcorn (dan makanan kecil lainnya, seperti kacang). Sebaliknya, jika ia langsung menelan setelah beberapa gigitan, jangan dulu memberinya popcorn ya.

MEMAKSA PAPA “Velda sebentar lagi 1 tahun. Semenjak MPASI, Velda suka sekali ikut pegang makanannya sendiri. Makanan apa pun yang dia pegang, roti, biskuit, buah, jika ada orang yang mendekat, dia akan langsung menjejalkan makanan itu ke mulut orang itu, dan yang disuapinya harus benar-benar memakannya. Jika hanya pura-pura, Velda terus memaksa menjejalkan makanan itu sambil teriak, ‘Mamam mamam!’ Nah, paling sering jadi sasaran adalah papanya. Kalau yang dia pegang roti atau buah, dengan lahap saya akan ikut makan dari suapan Velda. Tapi, jika bubur atau tim yang disuapinya, mau tak mau saya memakannya sedikit dengan mimik muka meringis karena saya tidak suka bubur, apalagi tim bayi.” Michael Jansen Vriese, papa dari Velda Eiliyah Jansen Vriese (11 bulan)

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *