Melawan Trump Di Saat Pesta

Di halaman akun Facebooknya, pada Ahad malam pekan lalu, Michael Moore menuliskan pesan berupa seruan bagi para elector college dari kubu Republiken: ”Jika Anda memilih suara hati Anda pada tengah hari [nanti] dan negara bagian Anda mendenda Anda karenanya, saya akan membayar denda itu. Saya tak ingin melihat Anda dihukum karena melakukan sesuatu yang benar.”

Tawaran untuk membantu membayar denda itu berkaitan dengan ajakan Moore agar para elector, yang dijadwalkan bersidang keesokan harinya, mengesahkan Donald J. Trump sebagai Presiden Amerika Serikat atau sebaliknya, mendengar suara mayoritas rakyat. Sutradara sukses flm dokumenter, penulis, dan aktivis yang digambarkan berpandangan kiri ini menunjukkan ”mayoritas rakyat Amerika telah membuat jelas pada 8 November bahwa mereka tak ingin Donald Trump menjadi presiden”.

Perhitungan suara pemilihan umum pada 8 November itu memang menunjukkan, secara nasional, total perolehan suara Trump, yang merupakan calon Partai Republik, berada di bawah Hillary Clinton, pesaingnya dari Partai Demokrat. Menurut hasil perhitungan, Trump mengumpulkan 62,955 juta (atau 46,2 persen) suara, sementara Clinton memperoleh 65,788 juta (48,3 persen) suara. Tapi kemenangan Trump, sesuai dengan konstitusi Amerika, ditentukan bukan berdasarkan jumlah suara yang memilihnya, melainkan banyaknya electoral college, semacam wakil pemilih, yang dikumpulkannya berdasarkan suara pemilih di setiap negara bagian.

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 4

Dia juga menjanjikan akan ”mengganggu tanpa kekerasan pelantikan orang yang tak satu pihak pun kecuali para electoral college untuk memilihnya”. ”Dan saya akan melakukan sesuatu sendiri sebagai warga swasta (kegiatan yang tak akan saya ungkapkan sekarang),” katanya. Rencana protes besar-besaran itu sudah tersiar luas. Ada yang bahkan menyebutnya sebagai ”kakek dari semua protes”. Menurut laporan U.S. News & World Report dua pekan lalu, setidaknya ada dua protes besar pada hari pelantikan: aksi yang satu akan digelar secara damai di sepanjang rute pawai pelantikan dan yang satu lagi diselenggarakan oleh unsur-unsur ”radikal” yang disebut-sebut bertujuan ”menghentikan pertunjukan”—melumpuhkan Washington, DC; New York; dan kota-kota lain.

Legba Carrefour, seorang anarkis yang menjadi petugas hubungan masyarakat dari DisruptJ20, penyelenggara protes yang radikal, mengatakan rencana kelompoknya adalah menghentikan pelantikan. ”Kami terang-terangan soal itu. Kami mencoba menciptakan kelumpuhan di seluruh kota hingga ke tingkat yang saya kira tak pernah dilihat sebelumnya di DC. Kami berusaha menutup setiap pergerakan masuk ke kota dan setiap pos pemeriksaan di sekitar rute pawai pelantikan.” Demonstrasi yang akan dipusatkan di McPherson Square, di pusat kota Washington, itu didasari keyakinan bahwa kemenangan Trump adalah stempel bagi kebangkrutan demokrasi perwakilan.

Penyelenggara DisruptJ20 berpendapat, proses demokrasi tak bisa digunakan sebagai dalih untuk berdiam diri. Partai Demokrat, atau partai dan politikus lain, disebutkan hanya menawarkan versi yang lebih lembek dari hal yang sama. ”Jika mau ada perubahan positif dalam masyarakat,” demikian pernyataan resmi DisruptJ20, ”kita harus mewujudkannya sendiri, bersama, melalui aksi langsung”. Moore, yang menyertakan tautan ke website DisruptJ20 dalam salah satu pesannya, bisa dimasukkan ke kelompok yang sama. Dan tak ada satu hal pun yang menyurutkan tekadnya, termasuk hasil sidang electoral college yang mengesahkan kemenangan Trump.

Dia berkeras, sampai tengah hari pada 20 Januari, Trump belum menjadi presiden. Karena itu, dia menyatakan akan terus berjuang dan ”berharap menemukan jalan legal, tanpa kekerasan, untuk menghentikan kegilaan ini”. Dia memang masih menyembunyikan tindakan lain yang akan dilakukannya, tapi di e-mail mengenai apa yang akan terjadi setelah pelantikan dia menulis: ”Saya berharap Republiken meminta sidang pada Sabtu, 21 Januari, dan memulai proses legislasi, menyetujui rancangan undang-undang menjadi undang-undang dengan pemungutan suara, dan dengan segera mengirimkannya ke Pennsylvania Avenue agar ditandatangani Trump. Bencana tak terelakkan ini menuntut siapa pun terlibat sekarang—semua harus terlibat! Ini bukan latihan!”

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 3

Moore berpendapat, Trump sama sekali tak pantas menjadi Presiden Amerika. Salah satu argumennya, yang berkaitan dengan kompetensi, adalah ketidaksediaan Trump menghadiri setiap briefng keamanan nasional sejak dia memenangi pemilu. Menurut Moore, dalam tugas memastikan keselamatan rakyat, sebagai presiden, Trump semestinya menghadiri pertemuan itu untuk mempelajari potensi ancaman apa saja yang ada. Ketidakacuhan yang keterlaluan terhadap tugas itu, kata pria 62 tahun ini, ”bakal membuat banyak orang tak bersalah terbunuh”.

Dia memberi contoh bagaimana abainya George W. Bush terhadap materi briefng keamanan nasional telah menjadikan Amerika tak bisa mengelakkan serangan teror pada 11 September 2001. Dia bercerita, pada pagi 6 Agustus 2001, saat Bush sedang berlibur panjang di rancanya di Texas, staf Gedung Putih urusan hukum menyerahkan bahan briefng tersebut. Bush hanya melihat sekejap, menyisihkannya, lalu pergi memancing. Briefng itu berjudul ”Bin Ladin Bertekad Menyerang Amerika dari Dalam”. Di halaman paling muka disebutkan bagaimana serangan itu akan dilakukan: dengan pesawat terbang.

Moore mengingatkan bahwa Bush adalah presiden seperti Trump: dia juga kalah dari jumlah total perolehan suara rakyat— bahwa mayoritas rakyat tak menginginkannya. Tapi putusan Mahkamah Agung, yang mengadili perselisihan hasil penghitungan suara pemilu pada 2000 di Negara Bagian Florida, memenangkannya dan menjadikannya presiden. Perihal aksi protesnya, Moore menyatakan melalui e-mail yang dikirimkannya ke sejumlah media, jika Trump memang datang untuk menjalani pengambilan sumpah, ”saya akan ada di sana membantu memimpin protes nasional”.

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 2

Jumlah electoral college berbeda-beda di tiap negara bagian, ”harga”-nya tergantung besaran populasinya. Menurut Moore, dengan mendengar suara mayoritas rakyat, para elector sesungguhnya ”hanya mengikuti kehendak rakyat” dan hal itu ”tak pernah menjadi kejahatan dalam demokrasi”. Pernyataan bahwa mengikuti suara rakyat bukanlah kejahatan tampaknya sengaja dikemukakan di situ. Dan bukan tak ada alasannya.

Di sejumlah negara bagian, pilihan seperti yang disarankan Moore dianggap sebagai pelanggaran hukum dan diancam denda, sampai US$ 1.000 (sekitar Rp 13,3 juta). Moore berkeyakinan membayarkan denda itu merupakan ”hak hukum yang bisa saya lakukan”. Menetapkan kandidat yang kalah dalam perebutan jumlah electoral college terbanyak sebagai presiden pun sebetulnya merupakan hak elector. Dalam kolomnya di The Washington Post pada 24 November lalu, Lawrence Lessig menegaskan konstitusi tak menyatakan apa pun yang bertujuan membatasi kebebasan elector, apakah akan menyetujui pilihan rakyat atau sebaliknya.

Politikus yang ikut berebut tiket calon presiden dari Partai Demokrat ini menulis: ”Mereka adalah pengadil bagi warga negara, bukan gerigi yang memutar roda.” Menyeru para pengadil Republiken sebetulnya merupakan bagian dari perlawanan Moore terhadap Trump. Pendukung Bernie Sanders di masa pemilihan pendahuluan Partai Demokrat yang sejak dini meramalkan kemenangan Trump ini sedang berupaya menggalang gerakan. Yang hendak dia lakukan adalah sekurang-kurangnya merintangi acara dan pesta pelantikan pada 20 Januari nanti.

Bikin HDR Darkside di Android

Setelah sebelumnya tutorial soal blend­ ing background dan steel wool di edisi 206, kali ini mengajak Anda untuk membuat HDR Darkside di Android. Pembuat tutorialnya pun jempolan, siapa dia? Ya, Kang Yasin. Mungkin sebagian dari member komunitas mobile photography sudah kenal, kalau belum ya kebangetan, hehehe… Oke, langsung saja nih Kang Yasin mau menjabarkan tutorialnya. Monggo Kang! Ya, kali ini Saya mau share bagaimana caranya membuat TONING HDR Darkside. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, sebenarnya apa sih Darkside?

Baca juga : harga iphone

Nah Darkside merupakan HDR dengan tone yang lebih ke arah gelap dan seram atau untuk lebih jelas contohcontohnya sobat phonegrpahy yang punya apps Instagram di Android atau iOS bisa buka hashtag­nya #HDRDarkside. Bila sudah dibuka, kita bisa lanjut ke tutorialnya. Silakan tilik sebagai berikut. Oya, hampir lupa, tidak semua foto cocok dijadikan HDR Darkside.

Hanya fotofoto tertentu saja seperti kendaraan tua, rumah tua, pokoknya yang terlihat tua dan angker akan lebih cocok biasanya. Berikut ini contoh foto asli milik @ilhambahaa yang di­share di milisnya HDR Indonesia untuk diedit HDR bareng nih serta versi yang udah Saya buat darknya. Apps yang diperlukan : 1. Picsart 2. Little Photo 3. Snapseed

Langkah 1 : Picsart

  1. Buka foto di picsart lalu pilih Artistic – Fattal 1 = Magic 1 : 0.6 – Magic 2 : 0.8 – Magic 4 : 0.0 2. Lalu brush dengan Opacity : 84 – Hardness : 75 lalu apply seperti gambar di bawah ini : 3. Lalu pilih FX – HDR 2 = Blur 54 – Unsharp 0.58 terakhir save.

Langkah 2 : Little Photo

  1. Buka foto hasil Picsart tadi di apps Little Photo 2. Pilih Effect (1) – Heavy atur strengthnya 65% – 75% seperti gambar di bawah dan save.

Langkah 3 : Snapseed

  1. Buka foto hasil dari langkah 2 tadi di apps snapseed pilih CENTER Focus – old lens = Blur : 0 – Outer : -85 -Inner : 0 selesai checklist kanan bawah. 2. Selanjutnya pilih TUNE Image : Saturation -50 selesai dan save.

Tanda-Tanda Bayi Sembelit

sat-jakarta.com – Ketika bayi terlihat kesakitan saat ingin pup dan fesesnya cenderung keras, ini pertanda dia mengalami sembelit. Begitu juga ketika bayi Mama melengkungkan punggung, mengencangkan bokong, atau menangis saat ingin pup. Menurut Dr. Jay Hoecker, pakar kesehatan anak dari Mayo Clinic, bayi mulai mengalami sembelit begitu mulai mengonsumsi makanan padat. Saran Hoecker, sering-seringlah memberikan air atau jus buah tambahan disamping yang biasa ia konsumsi. Selain itu, pilih jenis makanan yang bisa bersahabat bagi pencernaan, seperti bubur buah.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Bayi Di Bawah 6 Bulan Tak Perlu Air Putih

Bayi memerlukan nutrisi lengkap (karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin) dan juga cairan dalam volume yang tidak terlalu banyak (mengingat kapasitas perutnya tidak besar), namun kaya kandungannya. Nah, ASI dapat memenuhi segala kebutuhannya itu. Air putih terlalu banyak, menurut dr. Martinus M. Leman, DTMH, SpA, justru membuat bayi tidak mampu lagi menerima ASI dengan baik, karena sudah “kembung”. Padahal, dalam air putih tidak terkandung nutrisi yang diperlukan bayi alias hanya komponen cairan tanpa adanya protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain yang sangat diperlukan bayi. “Dampak pemberian air putih terlalu banyak adalah bayi tak mampu menerima ASI dengan maksimal, akhirnya dapat mengalami kekurangan gizi dan tentunya berdampak tak baik bagi tumbuh kembangnya,” terang dokter spesialis anak dari Siloam Hospital TB Simatupang Jakarta ini.

Rahasia Lebih Pintar Bicara

Kata-kata si kecil masih sulit dipahami karena pengucapannya kurang jelas? Ini tergolong normal, karena pada masa ini, ia masih be lajar melatih artikulasinya. Supaya lebih mendorongnya berani berbicara, hindari berkata, “Mama enggak ngerti kamu bilang apa!” Sebab, ini akan membuatnya justru jadi frustrasi. Akan lebih baik bila Mama mencoba menebak kata-katanya. Misalnya berkata, “Oh, kamu mau boneka?” Atau, mintalah dia menunjuk apa yang dimaksud. Lalu, sebutkan nama benda yang dimaksud dan ajak ia mengulanginya. Namun, bila masih belum bisa bicara dengan jelas hingga lewat usia 3 tahun, ada kemungkinan anak Mama butuh terapi bicara atau mengalami masalah pendengaran. Segera konsultasikan dengan dokter.

Singgang Sumpu 4 PORSI ala Catering Pernikahan Jakarta

Craftolove.id – Singgang Sumpu 4 PORSI ala Catering Pernikahan Jakarta

BAHAN: 1 buah ayam kampung, potong 4 bagian 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya 1 lembar daun kunyit, simpulkan 2 batang serai, memarkan 2 buah asam kandis 200 ml santan kental dari 1 butir kelapa 300 ml santan encer dari sisa perasan santan kental 1/2 sendok makan garam 1/4 sendok teh merica bubuk 1/2 sendok makan gula merah 2 ikat daun singkong, siangi, rebus matang

Baca juga : rebornmind.org

BUMBU HALUS: 5 buah cabai merah besar 5 buah cabai merah keriting 5 buah cabai rawit merah 10 butir bawang merah besar 5 siung bawang putih 2 cm jahe 2 cm kunyit, bakar 1 sendok teh ketumbar

Baca juga : revogayahidup.com

CARA MEMBUAT: 1. Rebus bumbu halus, daun kunyit, santan encer, serai, daun jeruk, dan asam kandis sampai mendidih. 2. Masukkan ayam, garam, merica dan gula merah, masak di atas api kecil hingga matang dan meresap. Tuang santan kental, masak hingga ayam matang dan bumbu meresap. 3. Angkat ayam dan sajikan bersama daun singkong dan sisa bumbunya.

Bagar Kambing

BAHAN: 500 gram daging kambing has dalam 2 cm kayumanis 1 batang serai, memarkan 50 gram kelapa tua, parut,sangrai, haluskan 8 butir bawang merah, iris 3 siung bawang putih, iris 2 sendok teh garam 1 sendok teh gula pasir 2 sendok air asam jawa dari 1 sendok teh asam, larutkan dalam 2 sendok makan air 1.500 ml air 2 sendok makan minyak untuk menumis

BUMBU HALUS: 6 buah cabai merah besar 4 buah cabai rawit merah 2 butir cengkeh 1/2 sendok teh pala bubuk 1 sendok teh ketumbar 2 buah kapulaga 2 cm lengkuas 2 cm jahe 1 cm kunyit, bakar

CARA MEMBUAT: 1. Aduk rata daging kambing. Bumbu halus, dan kanyumanis. Sisihkan 2. Panaskan minyak untuk menumis bawang putih, bawang merah dan serai hingga harum. Masukkan daging, aduk hingga berubah warna. 3. Tungkan air secara sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Masak hingga mendidih. Tambahkan garam dan gula pasir dan aduk sampai rata. 4. Masukkan kepala sangrai, aduk sampai matang dan meresap tambahkan air asam jawa.

Ancah Sayuran

BAHAN: 2 ekor ikan gabus 2 ikat kangkung, siangi, rebus 15 lonjor kacang panjang, potong 3 cm, rebus 400 gram nangka muda, potong-potong(jangan besar besar ya), 750 ml santan dari 1/2 butir rebus 150 gram taoge, seduh kelapa 1.000 ml air

Baca juga : Nasi Box Jakarta

BUMBU HALUS: 8 butir bawang merah 2 siung bawang putih 3 buah cabai merah keriting 1 buah cabai merah besar 3 butir kemiri, sangrai 1/2 sendok teh kari bubuk 2 sendok teh garam 3/4 sendok teh gula pasir

CARA MEMBUAT: !. Lumuri ikan gabus dengan ½ sendok teh garam dan ½ sendok teh air jeruk nipis dan diamkan selama 10 menit. 2. Rebus ikan gabus di dalam air sampai matang. Angkat dan ambil dagingnya haluskan. 3. Rebus daging ikan, bumbu halus serta santan hingga matang. 4. Tata kangkung, kacang panjang, nangka dan taoge. Siram kuah santan.

Sarabba 5 GELAS

BAHAN: 250 gram jahe, bakar, memarkan 2 lembar daun pandan, ikat simpul 750 ml santan dari 1/2 butir kelapa 2 buah cengkeh 50 ml susu kental manis 100 gram gula merah sisir 3 cm kayumanis 1/4 sendok teh garam

CARA MEMBUAT: 1. Rebus santan, kayumanis, daun pandan, jahe, dan cengkeh sambil diaduk hingga mendidih. 2. Masukkan gula merah dan garam, aduk sampai gula larut dan mendidih. Angkat dan saring. 3. Tambahkan susu kental manis,aduk hingga merata.

Coxinha

BAHAN KULIT: 250 gram tepung terigu 1 sendok makan olive oil 275 ml kaldu ayam 1/4 sendok teh merica bubuk 1 sendok teh garam

BAHAN ISI: 1 buah dada ayam, rebus, suwir-suwir halus 125 gram cream cheese 1 sendok teh pasta tomat 1 batang daun bawang, iris halus 1/2 sendok teh garam

BAHAN PELAPIS: 100 gram tepung panir halus 2 butir telur, kocok lepas

CARA MEMBUAT: 1. Kulit, rebus kaldu ayam, olive oil, garam dan merica bubuk di atas api kecil hingga mendidih. 2. Masukkan tepung terigu, aduk hingga kalis, angkat dan diamkan hingga dingin lalu sisihkan. 3. Isi, aduk rata semua bahan isi, sisihkan. 4. Ambil sedikit adonan kulit. Pipihkan. Sendokkan isi tutup rapat. Bentuk bulat runcing. Lakukan sampai semua bahan habis. 5. Gulingka di atas tepung roti  celupkan ke dalam telur. Gulingkan di atas tepung panir. 6. Goreng menggunakan minyak yang telah dipanaskan dengan memakai api sedang hingga kuning keemasaan.

GERILYA MENCARI PENANTANG AHOK

PETA politik Jakarta menjelang pemilihan gubernur 2017 berubah dua pekan terakhir. Terutama setelah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri memanggil Basuki Tjahaja Purnama ke rumahnya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada 28 Mei lalu. Partai Gerindra, yang tengah menggalang koalisi besar untuk menghadang Basuki dengan menjajaki koalisi dengan PDI Perjuangan, ancang-ancang balik kanan. ”Kami akan mundur jika PDIP jadi mengusung Ahok,” kata Ketua Gerindra Jakarta Mohamad Taufik, pekan lalu. Di Jakarta, Gerindra menjadi partai dengan suara terbanyak kedua, setelah PDIP.

Dengan 15 kursi di parlemen, Gerindra hanya membutuhkan 6 kursi lagi untuk bisa mengusung calon gubernur sendiri. Partai itu sudah mendapat sokongan dari Partai Keadilan Sejahtera, yang punya 11 kursi dan sejak awal tak ingin mengusung Ahok. Dua pekan lalu, tokoh-tokoh Gerindra Jakarta dan PDI Perjuangan serta elite partai kecil bertemu untuk membahas kemungkinan koalisi. Ketua PDIP Jakarta Bambang D.H. mengatakan, meski partainya bisa mengusung calon sendiri, koalisi mutlak diperlukan. ”Kalau tak koalisi malah bisa kalah,” ujarnya. Ketika itu, Bambang D.H. memastikan tak akan mendukung calon independen, seperti niat Basuki bersama Heru Budi Hartono yang disokong satu juta kartu tanda penduduk oleh Teman Ahok. Ketua Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wasono menegaskan, partainya tak akan mendukung Ahok karena dia tak ikut mendaftar dalam seleksi calon gubernur partainya. Dengan pelbagai gerilya politik itu, Gerindra optimistis bisa mengalahkan Basuki, Gubernur Jakarta yang diusung partai ini pada pemilihan 2012. ”Di tingkat lokal, koalisi sudah beres,” kata Syarief, Ketua Pemenangan Pemilu Gerindra.

Website : kota-bunga.net

Keberesan itu buyar setelah Basuki bertemu dengan Megawati dan PDIP pusat akan mengusungnya bersama Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur Jakarta sekarang. Meski kemungkinan koalisi dengan PDIP batal, Gerindra tetap mengusung tiga nama yang dianggap bisa mengalahkan Basuki: pengusaha Sandiaga Uno, mantan Ketua Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, dan bekas Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo sempat dijajaki, tapi belakangan pembicaraan tak berlanjut. Menurut Taufik, tiga nama itu telah diserahkan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk dipilih. Sebetulnya, secara elektabilitas, mereka jauh di bawah Basuki, yang masih bertengger di angka 40 persen. Partai harus memutuskan nama pada September 2016 untuk bertarung dalam pemilihan pada Februari 2017. ”Masih ada waktu untuk sosialisasi,” ujar Taufik.

Menurut dia, diam-diam Sjafrie sudah bergerilya ke banyak kelompok masyarakat sebagai penjajakan. Kelompok-kelompok umat Islam, kata Taufik, antre meminta jadwal bertemu dengan Sjafrie. Sjafrie, menurut Taufik, cocok melawan Ahok. Ia tentara, pernah menjadi idola ibu-ibu ketika menjabat Panglima Komando Daerah Militer Jakarta sewaktu huru-hara Mei 1998. Laki-laki 63 tahun ini juga kalem saat berbicara—memenuhi semua syarat calon gubernur Gerindra, yang mencari sosok antitesis Ahok. ”Dalam diskusi sebulan lalu di rumah Pak Sjafrie, beliau ingin membangun Jakarta tanpa gaduh,” kata Syarief.

Partai Demokrat menyambut calon Gerindra. ”Secara ideologis, kami sejalan dengan Gerindra,” ujar Vike Verry Ponto, Wakil Sekretaris Gerindra Jakarta. PKS masih kurang percaya diri jika koalisinya hanya tiga partai. Menurut Selamat Nurdin, anggota Fraksi PKS, koalisi gemuk mutlak diperlukan untuk mengalahkan Basuki. ”Kuncinya koalisi dengan PDIP,” katanya. Agaknya, harapan itu sulit terwujud. Partai Amanat Nasional akan manut kepada PDIP meski calon yang diusung adalah Ahok. Ketua Umum Golkar Setya Novanto juga mendukung Ahok dan ingin Jakarta dipimpin lagi oleh orang Belitung Timur itu. Sejauh ini, Hanura dan NasDem sudah pasti mendukung Ahok, maju lewat partai atau nonpartai.

KENDATI MEGAWATI SOEKARNOPUTRI LEBIH CONDONG KE BASUKI TJAHAJA PURNAMA

Djarot adalah politikus PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sepekan sebelum Basuki mengumumkan pilihan maju sebagai calon independen ke media, awal Maret lalu, PDI Perjuangan sebenarnya sudah hampir pasti mengusung Ahok dan Djarot. Menurut Hasto, keputusan Basuki menyatakan akan maju melalui jalur independen ini membuat geram kalangan internal partai. Hasto mengatakan kader PDIP marah besar saat Basuki menyebutkan ia harus mengeluarkan uang Rp 200 miliar jika menempuh jalur partai. Pengurus PDI Perjuangan menilai Basuki tidak bersikap adil kepada partai pemenang pemilu itu.

Misalnya, PDI Perjuangan selalu pasang badan untuk Basuki ketika muncul resistansi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta ketika ia diusulkan menjadi gubernur menggantikan Joko Widodo. Selain itu, saat ada upaya pemakzulan Basuki, menurut Hasto, Megawati turun tangan menggagalkan rencana ini. ”Kami selalu membela, tapi dianggap menjadi masalah,” ujarnya. Kendati muncul penolakan dari kalangan internal partai, menurut Hasto, Megawati tetap membuka pintu bagi Basuki untuk bisa diusung PDI Perjuangan. ”Ibu selalu mengatakan, ah, kayak ndak tahu Ahok saja,” ujarnya. Namun, kata Hasto, langkah menyiapkan calon lain tentu saja harus dilakukan. ”PDI Perjuangan harus memiliki opsi lain.

Dalam politik tidak boleh hanya ada skenario tunggal.” Di mata Hasto, Risma salah satu kepala daerah yang berhasil karena mengantongi suara lebih dari 82 persen dalam pemilihan Wali Kota Surabaya pada Desember tahun lalu. Popularitas dan keberhasilannya memimpin Surabaya juga sudah terbukti moncer. Menurut Hasto, setelah Basuki memutuskan maju sebagai calon perseorangan, partainya menjaring sekaligus melakukan pemetaan mengenai calon terkuat sebagai penantang. Risma dipilih sebagai salah satu kuda hitam yang bisa mengalahkan Basuki. PDI Perjuangan juga sempat ”menguji” Djarot Saiful Hidayat. Hasto mengatakan komunikasi sering dijalin dengan Djarot tentang pencalonannya sebagai gubernur. Mantan Wali Kota Blitar itu juga kerap bertemu dengan Megawati untuk membahas kemungkinan maju menjadi calon gubernur. Dia menjadi salah satu alternatif yang siap diusung karena dinilai sudah memahami persoalan Jakarta.

Djarot tidak menjawab secara tegas soal pencalonannya sebagai gubernur. ”Semua kader partai dididik untuk mendapatkan tugas partai di mana pun,” ujarnya. Sejumlah nama lain juga sudah didekati. Hasto mengatakan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar menjadi kandidat yang masuk radar partai untuk dikirim ke Jakarta. Kepada Tempo, Hasto Wardoyo mengaku beberapa kali dihubungi petinggi partai dan Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDIP Jakarta Bambang D.H. dalam dua bulan terakhir atau sejak Ahok memutuskan maju independen. ”Sebagai kader, saya selalu siap meski menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum,” katanya. Selain nama-nama yang didekati partai, ada yang datang untuk mendaftarkan diri. Menurut Hasto Kristiyanto, total ada 32 nama yang sudah mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan.

Nama-nama ini tetap disaring dan kemudian nama yang terpilih nantinya disodorkan ke Megawati sebagai pilihan lain jika nama yang diincar partai menolak diusung. Tidak hanya menjaring calon di kalangan internal partai, menurut Hasto, partainya tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain. Sejumlah komunikasi sudah mulai dibangun dengan partai-partai yang juga ingin mengusung kader terbaiknya. ”Kami terus melakukan pemetaan politik,” ujarnya.