Mewarnai bisa Menghilangkan Stress Bagian 2

Mewarnai bisa Menghilangkan Stress Bagian 2 Bisa atasi stres? Satu hal menarik, aktivitas mewarnai orang dewasa ini ternyata punya aturannya tersendiri. Tria mengatakan, di masa lalu orang akan selalu terikat dengan pakem-pakem tertentu saat mewarnai. Contohnya, warna tidak boleh keluar garis, pekerjaan harus selesai, serta harus sesuai dengan warna benda sesungguhnya di alam bebas. Kini, aturan-aturan boleh dilupakan. “Proses mewarnai yang bebas inilah yang membuat rileks, makanya disebut anti-stres,” tutur Tria. Dengan mewarnai, orang juga bisa melampiaskan perasaannya. Hal ini akan tampak pada pemilihan warna, misalnya warnawarna terang pada saat seseorang sedang marah.

Ada juga yang mengklaim, mewarnai juga bagian dari terapi seni dan memiliki khasiat memicu ingatan-ingatan dan perasaan bahagia yag dirasakan sewaktu kecil. Benarkah begitu? Mutia Ribowo, SDs, MA, art psychotherapist yang membuka praktik terapi seni di Art-I Jakarta, membenarkan. Menurut Mutia, jika dilihat dari pendekatan saintifi k, kegiatan ini menghasilkan brain chemicals yang happy chemicals seperti serotonin, endorfi n, dll. Serotonin dan endorfi n adalah dua hormon yang antara lain berkhasiat menghilangkan stres dan menimbulkan perasaan senang. Namun menurut Mutia, kegiatan ini kurang tepat jika disebut terapi seni. Kegiatan kreatif seperti mewarnai, merajut dan membuat prakarya lebih tepat jika disebut menenangkan. Efek menenangkan bahkan relaksasinya memang sudah terbukti berdampak positif.

Mewarnai untuk Menghilangkan Stress di Kota Bunga

Mewarnai untuk Menghilangkan Stress di Kota BungaBeberapa waktu belakangan, Ika Natassa, 38 tahun, penulis sekaligus bankir di Medan, punya kesibukan baru. Benar-benar sibuk, karena saat mengerjakan aktivitasnya itu, pandangannya fokus, tangannya tekun menggoreskan watercolor pencils, dan tidak boleh diganggu. Ika menolak jika aktivitas pengisi waktu luang ini dikatakan sekadar ikut-ikutan tren belaka. Sebab paling tidak, dia mulai merasakan manfaatnya. “Mewarnai itu melatih kesabaran dalam mengerjakan sesuatu dan menikmati prosesnya, bukan sekadar fokus ke hasil,” tutur perempuan yang telah menghasilkan tujuh novel ini. “Efeknya bagus dalam menghadapi permasalahan dan pekerjaan sehari-hari.” Sisi positif lainnya, kini dia juga menjadi terbiasa “berpuasa” gadget sampai berjam-jam. Dan ternyata rasanya sangat menyenangkan dan liberating, bisa menikmati waktu dengan diri sendiri. Selain itu, mewarnai juga telah membawa Ika ke masa kecilnya dimana hal-hal yang sederhana bisa membahagiakan. Sejak dulu, sebenarnya Ika sudah menggemari dunia menggambar dan mewarnai. Namun dia baru menggunakan buku mewarnai untuk dewasa ketika sebuah penerbit menghadiahinya.

Awalnya cuma mencoba-coba satu gambar, lama-lama merasa asyik dan ketagihan. Bahkan dia pernah terlambat datang ke acara resepsi gara-gara keasyikan mewarnai. Rumit agar tidak malu Coba tengoklah ke toko buku maka Anda akan menyadari bahwa buku-buku mewarnai untuk dewasa sedang ramai jadi perhatian. Kabarnya saat ini sudah diterbitkan lebih dari 20 judul buku mewarnai dengan berbagai tema. Ada tema tanaman, pola batik tradisional, kebudayaan lokal, sampai pemandangan kota-kota di dunia. Harganya mulai dari Rp60 ribu sampai ratusan ribu rupiah. Sebenarnya, fenomena ini juga terjadi di banyak negara, berawal dari Prancis. Bahkan kedua buku mewarna: Secret Garden dan Enchanted Forest karya illustrator Johanna Basford pernah menempati peringkat teratas delam penjualannya di toko Amazon.com. Fenomenanya sama dengan My Own World buku mewarnai yang asli buatan Indonesia dan sudah memasuki cetakan keempat untuk buku pertama serta cetakan kedua untuk buku kedua

Perusahaan dari Masa Depan

Amazon adalah sebuah perusahaan khusus dan Jeff Bezos adalah seorang enterpreneur yang memiliki pikir an sangat berbeda dengan pesaingnya, seperti Google dan Facebook. Perusahaannya berdiri dari hasil perhitungan dingin, bukan berasal dari mimpi seorang insinyur. Ketika Bezos mendirikan Amazon pada 5 Juli 1994 (masih dengan nama Cadabra), ia tidak hanya ingin menjual buku secara online.

Analisisnya yang dilatih di Wall Street melihat bahwa buku merupakan pasar yang bisa tumbuh dengan cepat. Dari catatan seorang Brad Stone (Jurnalis Amerika yang tahu tentang pemikiran perusahaan) dan beberapa mantan karyawannya: Jeff Bezos dikenal sebagai sosok manajer yang “dingin” tetapi memiliki visi ke depan. Bezos sering memberikan tekanan besar pada karyawannya dan selalu ingin menjadi micro manager (seseorang yang tahu dengan detail setiap pixel di website perusahaannya).

Walau perusahaannya bagus, tetapi ia hampir tidak pernah menghibur teman-temannya dan secara sepihak mengambil-alih sebuah perusahaan surat kabar bobrok dan mendorongnya agar bisa bersaing dengan kompetitor. Di luar hal tadi, Jeff Bezos merupakan sosok seorang manajer yang hampir tidak pernah mengungkapkan pribadinya dibalik sikap ekstrovert-nya.

 

Resep Sukses Bezos

Bezos sudah menyadari sejak awal bahwa Internet hanyalah awal dari sebuah revolusi besar-besaran yang dapat melahirkan perusahaan dan jasa jenis baru. Tentu saja hal tersebut merupakan sebuah kesempatan dan tantangan yang besar, terutama jika dihadapkan pada pasar konvensional. Kesuksesannya dengan Amazon didirikan dengan dua kunci dan salah satunya adalah inovasi dan pemikiran strategis agar dapat bertahan hidup di pasar Internet yang terus bergolak. Di masa depan, bisnis bisa dijalankan dengan meraih pelanggan, tidak selalu dengan ide produk yang baik.

Baca juga : Net89

Oleh karena itu, kesuksesan Amazon bukan hanya salah satu kisah sukses yang paling menarik dari Internet muda, tetapi juga peringatan, yaitu Jeff Bezos dan Amazon-nya telah menunjukkan kepada dunia bagaimana melakukan bisnis di masa depan dan bagaimana seharusnya sebuah perusahaan komersial berjalan. “Anda tahu, Charlie,” kata Bezos kepada Charlie Rose dari CBS yang mewancarainya pada bulan Desember 2013. “Amazon tidak hanya memikirkan bisnis buku, tetapi masa depan,” ujar Bezos.

Pernyataan ini adalah kunci untuk memahami bagaimana Bezos berpikir dan bagaimana fungsi kerja Amazon. Untuk Bezos, masa depan bukanlah tujuan yang dapat dicapai dengan menciptakan produk futuristik, seperti yang dilakukan oleh banyak perusahaan (Google dan Apple) dan sebagian startup Internet. Baginya, masa depan adalah makhluk yang agak terlambat. Sebenarnya, dunia telah lama siap untuk semua yang baru dan tinggal membutuhkan orang-orang seperti dia agar hal-hal baru bisa dijalankan.

Namun, ketika Bezos berbicara tentang hal ini, ia tampaknya bersikap rendah hati. “Saya bukan jin,” ujarnya. “Pemikiran yang lain bisa lebih konyol dari saya.” Majalah bisnis Forbes memperkirakan aset pribadinya mencapai US$ 30 miliar. Saat ini ia berada di peringkat 21 dalam daftar orang terkaya di bumi versi Forbes. Bezos sendiri menyebut rumus suksesnya dengan “perubahan tradisional”. Jejak-jejak bahwa mesin raksasa Amazon telah meninggalkan dunia adalah sumber informasi yang lebih konkrit.

Amazon telah mengubah industri buku tidak dipandang sebelah mata dan bahkan memaksa puluhan industri lain untuk menyingkir ke sudut lain. Bahkan, dengan Amazon Web Services, mereka telah menciptakan layanan baru dalam hal Cloud Computing. Amazon selalu selangkah lebih maju dari yang lain. “Bakat Bezos luar biasa, ia kapitalis sejati,” kata pakar ekonomi dan teknologi Amerika, Venkatesh Rao, kepada Internasional selama wawancara berlangsung.

“Dia adalah versi modern dari Jack Welch (manajer General Electric yang legendaris). Ia melakukan segala sesuatu dengan niat yang lengkap dan dengan cara yang benar-benar sistematis. “Daripada mengikuti langkah perusahaan teknologi besar lainnya, Bezos justru menggunakan pendekatan manajemen yang sangat strategis untuk mencari dan membentuk pasar.

Namun, dalam mengembangkan produk, Amazon tetap menggunakan model bisnis dan strategi seperti perusahaan lain. Dalam menjalankan bisnis ini, terlebih dahulu Bezos menentukan strategi pertumbuhan. Selanjutnya, ia menemukan bahwa dealer buku online memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing offline-nya. Sistem online ini dapat melayani konsumen di seluruh dunia dengan bermacam-macam jenis buku. Selain itu, biaya operasional pun menjadi lebih rendah daripada menggunakan perdagangan konvensional.

Dengan pertumbuhan Internet yang cepat belakangan ini, tentu saja rencana Bezos menjadi lebih jelas. Terbukti, pada minggu pertama peluncuran website ini tanggal 16 Juli tahun 1995, Amazon berhasil menjual buku senilai US$ 12.000 dan terus meningkat menjadi US$ 14.000 di minggu berikutnya. Hanya dalam kurun waktu lima tahun, Amazon membuat omset yang spektakuler, yaitu US$ 1,64 miliar. Bezos telah melampaui prediksi banyak orang. Sampai saat ini, Amazon telah berhasil membuat omset US$ 7,445 miliar setahun.

Melawan Trump Di Saat Pesta

Di halaman akun Facebooknya, pada Ahad malam pekan lalu, Michael Moore menuliskan pesan berupa seruan bagi para elector college dari kubu Republiken: ”Jika Anda memilih suara hati Anda pada tengah hari [nanti] dan negara bagian Anda mendenda Anda karenanya, saya akan membayar denda itu. Saya tak ingin melihat Anda dihukum karena melakukan sesuatu yang benar.”

Tawaran untuk membantu membayar denda itu berkaitan dengan ajakan Moore agar para elector, yang dijadwalkan bersidang keesokan harinya, mengesahkan Donald J. Trump sebagai Presiden Amerika Serikat atau sebaliknya, mendengar suara mayoritas rakyat. Sutradara sukses flm dokumenter, penulis, dan aktivis yang digambarkan berpandangan kiri ini menunjukkan ”mayoritas rakyat Amerika telah membuat jelas pada 8 November bahwa mereka tak ingin Donald Trump menjadi presiden”.

Perhitungan suara pemilihan umum pada 8 November itu memang menunjukkan, secara nasional, total perolehan suara Trump, yang merupakan calon Partai Republik, berada di bawah Hillary Clinton, pesaingnya dari Partai Demokrat. Menurut hasil perhitungan, Trump mengumpulkan 62,955 juta (atau 46,2 persen) suara, sementara Clinton memperoleh 65,788 juta (48,3 persen) suara. Tapi kemenangan Trump, sesuai dengan konstitusi Amerika, ditentukan bukan berdasarkan jumlah suara yang memilihnya, melainkan banyaknya electoral college, semacam wakil pemilih, yang dikumpulkannya berdasarkan suara pemilih di setiap negara bagian.

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 4

Dia juga menjanjikan akan ”mengganggu tanpa kekerasan pelantikan orang yang tak satu pihak pun kecuali para electoral college untuk memilihnya”. ”Dan saya akan melakukan sesuatu sendiri sebagai warga swasta (kegiatan yang tak akan saya ungkapkan sekarang),” katanya. Rencana protes besar-besaran itu sudah tersiar luas. Ada yang bahkan menyebutnya sebagai ”kakek dari semua protes”. Menurut laporan U.S. News & World Report dua pekan lalu, setidaknya ada dua protes besar pada hari pelantikan: aksi yang satu akan digelar secara damai di sepanjang rute pawai pelantikan dan yang satu lagi diselenggarakan oleh unsur-unsur ”radikal” yang disebut-sebut bertujuan ”menghentikan pertunjukan”—melumpuhkan Washington, DC; New York; dan kota-kota lain.

Legba Carrefour, seorang anarkis yang menjadi petugas hubungan masyarakat dari DisruptJ20, penyelenggara protes yang radikal, mengatakan rencana kelompoknya adalah menghentikan pelantikan. ”Kami terang-terangan soal itu. Kami mencoba menciptakan kelumpuhan di seluruh kota hingga ke tingkat yang saya kira tak pernah dilihat sebelumnya di DC. Kami berusaha menutup setiap pergerakan masuk ke kota dan setiap pos pemeriksaan di sekitar rute pawai pelantikan.” Demonstrasi yang akan dipusatkan di McPherson Square, di pusat kota Washington, itu didasari keyakinan bahwa kemenangan Trump adalah stempel bagi kebangkrutan demokrasi perwakilan.

Penyelenggara DisruptJ20 berpendapat, proses demokrasi tak bisa digunakan sebagai dalih untuk berdiam diri. Partai Demokrat, atau partai dan politikus lain, disebutkan hanya menawarkan versi yang lebih lembek dari hal yang sama. ”Jika mau ada perubahan positif dalam masyarakat,” demikian pernyataan resmi DisruptJ20, ”kita harus mewujudkannya sendiri, bersama, melalui aksi langsung”. Moore, yang menyertakan tautan ke website DisruptJ20 dalam salah satu pesannya, bisa dimasukkan ke kelompok yang sama. Dan tak ada satu hal pun yang menyurutkan tekadnya, termasuk hasil sidang electoral college yang mengesahkan kemenangan Trump.

Dia berkeras, sampai tengah hari pada 20 Januari, Trump belum menjadi presiden. Karena itu, dia menyatakan akan terus berjuang dan ”berharap menemukan jalan legal, tanpa kekerasan, untuk menghentikan kegilaan ini”. Dia memang masih menyembunyikan tindakan lain yang akan dilakukannya, tapi di e-mail mengenai apa yang akan terjadi setelah pelantikan dia menulis: ”Saya berharap Republiken meminta sidang pada Sabtu, 21 Januari, dan memulai proses legislasi, menyetujui rancangan undang-undang menjadi undang-undang dengan pemungutan suara, dan dengan segera mengirimkannya ke Pennsylvania Avenue agar ditandatangani Trump. Bencana tak terelakkan ini menuntut siapa pun terlibat sekarang—semua harus terlibat! Ini bukan latihan!”

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 3

Moore berpendapat, Trump sama sekali tak pantas menjadi Presiden Amerika. Salah satu argumennya, yang berkaitan dengan kompetensi, adalah ketidaksediaan Trump menghadiri setiap briefng keamanan nasional sejak dia memenangi pemilu. Menurut Moore, dalam tugas memastikan keselamatan rakyat, sebagai presiden, Trump semestinya menghadiri pertemuan itu untuk mempelajari potensi ancaman apa saja yang ada. Ketidakacuhan yang keterlaluan terhadap tugas itu, kata pria 62 tahun ini, ”bakal membuat banyak orang tak bersalah terbunuh”.

Dia memberi contoh bagaimana abainya George W. Bush terhadap materi briefng keamanan nasional telah menjadikan Amerika tak bisa mengelakkan serangan teror pada 11 September 2001. Dia bercerita, pada pagi 6 Agustus 2001, saat Bush sedang berlibur panjang di rancanya di Texas, staf Gedung Putih urusan hukum menyerahkan bahan briefng tersebut. Bush hanya melihat sekejap, menyisihkannya, lalu pergi memancing. Briefng itu berjudul ”Bin Ladin Bertekad Menyerang Amerika dari Dalam”. Di halaman paling muka disebutkan bagaimana serangan itu akan dilakukan: dengan pesawat terbang.

Moore mengingatkan bahwa Bush adalah presiden seperti Trump: dia juga kalah dari jumlah total perolehan suara rakyat— bahwa mayoritas rakyat tak menginginkannya. Tapi putusan Mahkamah Agung, yang mengadili perselisihan hasil penghitungan suara pemilu pada 2000 di Negara Bagian Florida, memenangkannya dan menjadikannya presiden. Perihal aksi protesnya, Moore menyatakan melalui e-mail yang dikirimkannya ke sejumlah media, jika Trump memang datang untuk menjalani pengambilan sumpah, ”saya akan ada di sana membantu memimpin protes nasional”.

Melawan Trump Di Saat Pesta Bagian 2

Jumlah electoral college berbeda-beda di tiap negara bagian, ”harga”-nya tergantung besaran populasinya. Menurut Moore, dengan mendengar suara mayoritas rakyat, para elector sesungguhnya ”hanya mengikuti kehendak rakyat” dan hal itu ”tak pernah menjadi kejahatan dalam demokrasi”. Pernyataan bahwa mengikuti suara rakyat bukanlah kejahatan tampaknya sengaja dikemukakan di situ. Dan bukan tak ada alasannya.

Di sejumlah negara bagian, pilihan seperti yang disarankan Moore dianggap sebagai pelanggaran hukum dan diancam denda, sampai US$ 1.000 (sekitar Rp 13,3 juta). Moore berkeyakinan membayarkan denda itu merupakan ”hak hukum yang bisa saya lakukan”. Menetapkan kandidat yang kalah dalam perebutan jumlah electoral college terbanyak sebagai presiden pun sebetulnya merupakan hak elector. Dalam kolomnya di The Washington Post pada 24 November lalu, Lawrence Lessig menegaskan konstitusi tak menyatakan apa pun yang bertujuan membatasi kebebasan elector, apakah akan menyetujui pilihan rakyat atau sebaliknya.

Politikus yang ikut berebut tiket calon presiden dari Partai Demokrat ini menulis: ”Mereka adalah pengadil bagi warga negara, bukan gerigi yang memutar roda.” Menyeru para pengadil Republiken sebetulnya merupakan bagian dari perlawanan Moore terhadap Trump. Pendukung Bernie Sanders di masa pemilihan pendahuluan Partai Demokrat yang sejak dini meramalkan kemenangan Trump ini sedang berupaya menggalang gerakan. Yang hendak dia lakukan adalah sekurang-kurangnya merintangi acara dan pesta pelantikan pada 20 Januari nanti.

Bikin HDR Darkside di Android

Setelah sebelumnya tutorial soal blend­ ing background dan steel wool di edisi 206, kali ini mengajak Anda untuk membuat HDR Darkside di Android. Pembuat tutorialnya pun jempolan, siapa dia? Ya, Kang Yasin. Mungkin sebagian dari member komunitas mobile photography sudah kenal, kalau belum ya kebangetan, hehehe… Oke, langsung saja nih Kang Yasin mau menjabarkan tutorialnya. Monggo Kang! Ya, kali ini Saya mau share bagaimana caranya membuat TONING HDR Darkside. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, sebenarnya apa sih Darkside?

Baca juga : harga iphone

Nah Darkside merupakan HDR dengan tone yang lebih ke arah gelap dan seram atau untuk lebih jelas contohcontohnya sobat phonegrpahy yang punya apps Instagram di Android atau iOS bisa buka hashtag­nya #HDRDarkside. Bila sudah dibuka, kita bisa lanjut ke tutorialnya. Silakan tilik sebagai berikut. Oya, hampir lupa, tidak semua foto cocok dijadikan HDR Darkside.

Hanya fotofoto tertentu saja seperti kendaraan tua, rumah tua, pokoknya yang terlihat tua dan angker akan lebih cocok biasanya. Berikut ini contoh foto asli milik @ilhambahaa yang di­share di milisnya HDR Indonesia untuk diedit HDR bareng nih serta versi yang udah Saya buat darknya. Apps yang diperlukan : 1. Picsart 2. Little Photo 3. Snapseed

Langkah 1 : Picsart

  1. Buka foto di picsart lalu pilih Artistic – Fattal 1 = Magic 1 : 0.6 – Magic 2 : 0.8 – Magic 4 : 0.0 2. Lalu brush dengan Opacity : 84 – Hardness : 75 lalu apply seperti gambar di bawah ini : 3. Lalu pilih FX – HDR 2 = Blur 54 – Unsharp 0.58 terakhir save.

Langkah 2 : Little Photo

  1. Buka foto hasil Picsart tadi di apps Little Photo 2. Pilih Effect (1) – Heavy atur strengthnya 65% – 75% seperti gambar di bawah dan save.

Langkah 3 : Snapseed

  1. Buka foto hasil dari langkah 2 tadi di apps snapseed pilih CENTER Focus – old lens = Blur : 0 – Outer : -85 -Inner : 0 selesai checklist kanan bawah. 2. Selanjutnya pilih TUNE Image : Saturation -50 selesai dan save.

Tanda-Tanda Bayi Sembelit

sat-jakarta.com – Ketika bayi terlihat kesakitan saat ingin pup dan fesesnya cenderung keras, ini pertanda dia mengalami sembelit. Begitu juga ketika bayi Mama melengkungkan punggung, mengencangkan bokong, atau menangis saat ingin pup. Menurut Dr. Jay Hoecker, pakar kesehatan anak dari Mayo Clinic, bayi mulai mengalami sembelit begitu mulai mengonsumsi makanan padat. Saran Hoecker, sering-seringlah memberikan air atau jus buah tambahan disamping yang biasa ia konsumsi. Selain itu, pilih jenis makanan yang bisa bersahabat bagi pencernaan, seperti bubur buah.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Bayi Di Bawah 6 Bulan Tak Perlu Air Putih

Bayi memerlukan nutrisi lengkap (karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin) dan juga cairan dalam volume yang tidak terlalu banyak (mengingat kapasitas perutnya tidak besar), namun kaya kandungannya. Nah, ASI dapat memenuhi segala kebutuhannya itu. Air putih terlalu banyak, menurut dr. Martinus M. Leman, DTMH, SpA, justru membuat bayi tidak mampu lagi menerima ASI dengan baik, karena sudah “kembung”. Padahal, dalam air putih tidak terkandung nutrisi yang diperlukan bayi alias hanya komponen cairan tanpa adanya protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain yang sangat diperlukan bayi. “Dampak pemberian air putih terlalu banyak adalah bayi tak mampu menerima ASI dengan maksimal, akhirnya dapat mengalami kekurangan gizi dan tentunya berdampak tak baik bagi tumbuh kembangnya,” terang dokter spesialis anak dari Siloam Hospital TB Simatupang Jakarta ini.

Rahasia Lebih Pintar Bicara

Kata-kata si kecil masih sulit dipahami karena pengucapannya kurang jelas? Ini tergolong normal, karena pada masa ini, ia masih be lajar melatih artikulasinya. Supaya lebih mendorongnya berani berbicara, hindari berkata, “Mama enggak ngerti kamu bilang apa!” Sebab, ini akan membuatnya justru jadi frustrasi. Akan lebih baik bila Mama mencoba menebak kata-katanya. Misalnya berkata, “Oh, kamu mau boneka?” Atau, mintalah dia menunjuk apa yang dimaksud. Lalu, sebutkan nama benda yang dimaksud dan ajak ia mengulanginya. Namun, bila masih belum bisa bicara dengan jelas hingga lewat usia 3 tahun, ada kemungkinan anak Mama butuh terapi bicara atau mengalami masalah pendengaran. Segera konsultasikan dengan dokter.